“Apapun Keadaannya…”

Seminggu Bagiku secara pribadi, seminggu kemarin adalah sebuah proses yang penuh dengan pembelajaran..

Bermula dari sebuah keinginan untuk mengganti sepeda motor, Tuhan memproses kehidupanku.. Why ? Ceritanya sih motorku ini uda nemeni aku sejak pertama kali masuk kuliah hingga sekarang (uda mau 5 tahun lho). Memang sejak awal perkenalanku dengan si “Legenda2”, dia adalah hasil penemuan second alias saya bukan pemegang pertama he..he..he.. Para tenaga ahli montir pun sampai komentar tentang motorku sekarang ini. Kata mereka, “motor perang..” Karena keadaannya yang uda parah.. Hohoho..

Hal ini lah yang membuat aku memutuskan mau beli sepeda motor yang baru. Sebenarnya aku uda planning sejak lama karena aku tau bagaimana keadaan motorku. Pertama memang memilih Mega Pro sebagai pilihan pertama. Namun oleh karena beberapa pertimbangan, akhirnya kuputuskan untuk berganti haluan.. Tapi tetap saja belum berhasil menjalankan rencanaku karena menunggu lampu hijau dari pap.. Setidak2nya walaupun mencicil, selepas dunia perkuliahan aku ngga mau lagi meminta biaya pada kedua orang tuaku.. Hingga akhirnya waktu itu tiba.. Jumat, 1 minggu sebelum SFJ, pap memberiku lampu hijau untuk mengurus pembelian motor baru itu.. Namun cerita tidak berhenti sampai di sini saja,

Day 01:

Minggu – Tanggal 24 April 2011, sepulang dari latihan choir SFJ dan keliling2 bersama dengan orang2 yang luar biasa, Kezia, Asun, Ivone, Yulia, ban motorku bocor yang akhirnya harus mengganti ban dalam di malam hari. Praise the Lord!

Day 02:

Senin – Pagi2 uda ada planning buat berangkat ke sekolah Rungkut karena sebuah keperluan. Tapi waktu aku hendak melangkah keluar rumah, kudapati ban belakang motorku bocor. Akhirnya kutuntun motorku menuju tempat tambal ban terdekat.

Tidak selesai sampai di situ, sepulang dari Rungkut, si “Legenda” sempet ngambek ngga mau jalan bahkan didapati bensinnya bocor. Praise the Lord! Akhirnya kutuntun hingga kucoba dan bisa! Puji Tuhan!

Malamnya, rencana orang surveyor mau datang.. Tapi kutunggu2 dari jam 6 hingga jam 9 malam. Tidak muncul dan tidak ada kabar..

Day 03:

Selasa – Karena kemarin ada insiden bensin bocor, hari ini kuputuskan tetap memakai motorku karena aku ngga tau bagaimana keadaannya. Hingga waktu siang hari aku hendak keluar kantor dan melihat bensin ku yang tadinya separuh lebih sekarang sudah mepet mau habis.. OMG! Dari situ aku tahu ada yang ngga beres dengan tangki atau apapun yang berhubungan dengan bensin..

Malam ini surveyor datang ke rumahku.. Jam 5 tepat dia sudah menunggu di rumah. Urus2 dan isi semua berkas2.. Selesailah sudah.. Hatiku sedikit lebih lega..

Day 04:

Karena mengetahui keadaan motor perangku yang mengenaskan, kuputuskan untuk tidak mengendarainya. Kuambil sepeda ontel ce2ku dan kukayuh untuk menempuh perjalanan ke kantor (memang lebih pendek dari sepedaku tapi sepedaku tidak berfungsi).

Siang hari kudapat kabar bahwa malam ini sepeda motorku datang, wow.. betapa senangnya hatiku..^^

Sore hendakku kembali ke rumah, ternyata kudapati sepeda ontel yang kunaiki, rantainya terputus.. Akhirnya kutuntun sepeda ontel itu dari kantor hingga rumahku karena tak kudapati tempat untuk aku memperbaiki..

Dan benar hari ini, Rabu, sepeda motorku Jupiter ZX CW datang ke rumah walaupun sempat nyasar kirim hahahaha.. so happy.. *inget belum bisa dipake, ngga ada stnk, ngga ada plat nomor*

Day 05:

Jumat – tidak berhenti hal yang harus kuhadapi.. hari ini memang rencana kuhabiskan untuk rendering video yang sudah aku edit kemarin. Memakan waktu yang cukup lama membuatku harus menunggu..menunggu..menunggu..

Hingga rendering itu tinggal sekitar 15%, dan *BEETTTTTTTTT!!*

Listrik di kantor jegleg dan lenyaplah proses renderingku selama berjam-jam tadi.. Astagaaaaaa.. >.<

“Bersabar, tersenyum, bersyukur, dan sukacita apapun keadaannya..”

Malamnya sepulang dari SFJ day 01, hujan deras hingga melewati peristiwa “Titanic 02” dan berbasah-basah dalam sebuah tenda yang diisi oleh puluhan orang..

Tapi semua peristiwa dan hal yang terhapus oleh sebuah kabar gembira pada tanggal 8 Mei 2011 saat aku pelayanan bersama anak2 “Army 2” (yang menjebolkan panggung sebelum acara dimulai), salah satu anak kepenilikanku, Billy’s daugther, namanya Fea, mengambil keputusan untuk DIBAPTIS!!! wowwww…

I know.. I know..  Saat kita mengalami banyak hal, banyak proses dan banyak rintangan, itu membuat kita semakin dewasa dalam melalui kehidupan ini..

Dan Allah kita ngga pernah berhutang dengan setiap apa yang dilakukan oleh anak2-Nya..

“Bersabarlah, Tetap tersenyum, Bersyukur dan Sukacitalah apapun keadaan yang kita hadapi..”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: