Monthly Archives: August 2011

God is Able

God Is Able is the twentieth album in the live praise and worship series of Christian Contemporary music by Hillsong church. It was recorded at the Sydney Entertainment Centre in Australia by Reuben Morgan, Darlene Zschech and the Hillsong Worship Team on 7 November 2010. Most of the songs were written by Reuben Morgan, Ben Fielding and Dylan Thomas. Other songwriters include Darlene Zschech, Harrison Wood, Jill McCloghry, Sam Knock, Joel Davies, Jason Ingram and Joel Houston. A collection of fresh sounds and inspiring new congregational anthems is the stage for God Is Able, an offering of worship, a night of passionate praise recorded by the Hillsong team in the hopes that it would bless the Body of Christ. Continue reading

Advertisements

Pulang – Redo Daeng Badji

Kuingin kau hadir di sini

Bertemu denganKu lagi

Kuhanya ingin kau datang

Di pelukanKu.. terima berkatKu

Kuingin kau hadir di sini

Bertemu denganKu lagi

Kuhanya ingin memandang

Wajahmu s’lalu.. memberkatimu

Dengarlah ini rinduKu

Inilah isi hatiKu

Kurindu kau kembali pulang

Belabuh di dalam pelukanKu

Kau tau tanganKu slalu terbuka untukmu

Memberkatimu

Kurindu ku kembali pulang

Berlabuh di dalam pelukanMu

Ku tau tanganMu slalu terbuka untukku

Pengampunan yang Kau bri

Bawa ku kembali padaMu Bapa..


Hui Jia 回家

Lukas 15:11-32

Inti sari hati Bapa bukanlah ttg siapa sulung dan bungsu, siapa yang benar siapa yang salah..

Ke mana si Bapa saat si bungsu melarat ?
Apakah si Bapa mnjadi putus asa, melarat atau menjadi kuat, tambah kaya ?

Jelas sang Bapa menjadi bertambah kuat, bertambah kaya dan berkelimpahan

Kalo kita mengasihi seseorang jangan mengasihi dengan agenda tersembunyi, tapi kasihi dengan kelimpahan roh dlm diri kita.. Hati murni!

Hati Bapa selalu mencari2 alasan utk ingin memberkati..

Saat sang Bapa melihat anaknya, ia langsung berlari dan merangkulnya..
Sang ayah tidak seperti yang kita bayangkan, seorg yang tua renta tapi masi gagah menunggu di depan pintu dan berlari merangkul anaknya saat sang anak melihat di depan gerbang kekayaan ayahnya sudah berlipat-lipat banyaknya hingga si bungsu tidak bisa berkata-kata..

Mengapa anaknya tidak mngatakan kalimat yg ia rencanakan ?
Karena kekayaan ayahnya sudah bertambah bahkan hamba2 nya sekarang berada di tempatnya dulu.. Kalo iya ingin menjadi hambanya berarti sama dengan ia mengambil warisan ayahnya sekali lagi karena posisi hambanya sekarang sudah sekaya apa yang didapat si bungsu..

Bukan tentang siapa benar siapa salah, karena kalo mngingat-ingat yang dulu ngga akan ada habisnya..

Hati Bapa selalu mencari-cari alasan untuk memberkati..