Monthly Archives: January 2013

“BeBeKiyu Tolet..Tolet..”

DSC_0358

SENIN (31/12) – Suasana hujan rintik-rintik yang mengguyur kota Surabaya tak meruntuhkan antusias warga untuk merayakan pergantian tahun baru. Jalan-jalan ramai dengan kendaraan dan warga yang turun ke jalan. Bunyi trompet, klakson, knalpot dan kembang api menghiasi suasana pergantian tahun baru. Tak terkecuali jalan Darmo Indah Selatan (ada apa memangnya..rumah siapa tuh.. wkwkwk..)

Di tahun baru ini Eagle Feathers juga ngga mau kalah buat ngerayain tahun baru. Kita mengadakan “BebeKiyu” bersama di rumah ce ER. Acara dimulai sekitar jam 08.00 ke atas. Ada ce ER (tuan rumah), ada fanny (sepupu tuan rumah), ada Pong (ngilang ke ibadah tutup tahun GMS Barat), ada Jeffry (ngilang bersama Pong), ada Marcella (ngilang bersama Pong dan Jeffry), ada Fea (ngilang entah di mana), ada Vhara, Debby (adik Vhara), Moses (sang pembelah lautan), Jeremia (koki kentang), Raymond (sang pujangga), Meisye (dokter kandungan), David See (assisten penopang Tukang Sate, yang adalah juragan UNO), Andre (koki utama Tusuk Sate) wkwkwkwk..

DSC_0352

Aku baru nyusul seusai ibadah tutup tahun (biar rohani di tahun 2013, ngga tau yg lain ada yg dateng apa rohana semua wkwkwk..) bareng Lussy dan Ivana sepupunya. Sampai di sana ikut bantu-bantu dan ngoceh2 bareng2. Ngga lama muncul Anton, Danny dan Yuda (saudara seiman Danny). Dari insinden jagung tak bergigi, jagung mentega hingga ada jagung Negro wkwkwkwk.. (Habis kata koki Tusuk Sate, Meisye nya minta bakar terus kurang hitam wkwkwkwkwk..)

Continue reading

Advertisements

“Kenali Pokok Anggurmu.. Kenali Pohonmu..”

Hari Senin (31/12), mulai pukul 15.00 WIB, jemaat Gereja Mawar Sharon dari seluruh penjuru mulai berdatangan untuk mengikuti kebaktian tutup tahun. Kerinduan hati jemaat untuk mendapatkan impartasi dan berkat memasuki tahun baru semakin terlihat. Sejak pukul 17.45 WIB, ternyata jemaat sudah mulai berdatangan dan dengan tertib berdiri menunggu ibadah pertama yang belum selesai untuk mengikuti ibadah kebaktian tutup tahun kedua pukul 19.00 WIB.

Kebaktian tutup tahun dipimpin oleh empat worship leaders yaitu Victor Gunawan, Judi Koesmanto, Redo, Kiki “Life Tree” yang mengajak jemaat untuk memandang dan berharap kepada Tuhan Yesus sebelum memasuki tahun baru 2013. Jemaat terlihat begitu antusias hingga Gereja Mawar Sharon harus mempersiapkan ruang overflow karena begitu banyaknya jemaat yang tidak bisa memasuki ruang ibadah utama.

Dalam kotbah malam itu, pdt. Philip Mantofa menyampaikan kotbah dari Markus 4:1-9 tentang pesan Tuhan yang dia dapatkan untuk dirinya dan jemaat Gereja Mawar Sharon untuk melangkah memasuki tahun baru 2013.  Tahun 2013 bukan lagi tahun “Increase” walaupun jemaat tetap akan bertumbuh dan increase dalam setiap hal. Tahun 2013 akan menjadi “The Years of Maturity and Multiplication” atau the years of “MNM”. Jemaat harus mengalami kematangan, “Let your faith be personal” jelas beliau. Multiplikasi bukan lagi mimpi, bagaimana pengenalan kita akan Tuhan Yesus menentukan kemenangan kita.

Beliau menegaskan memasuki tahun 2013, jemaat Gereja Mawar Sharon tidak boleh menjadi orang Kristen yang mudah kehilangan benih atau apa yg Tuhan katakan, orang Kristen yang dangkal dan orang Kristen yang tidak bisa focus. “Jemaat di tahun 2013 harus memperdalam pengetahuan dan pengenalan Anda akan Tuhan juga mempertebal iman kita akan Allah.” ucap pdt. Philip Mantofa. Beliau meminta untuk jemaat harus mengenali siapa pokok anggur kita dan mengenali pohon yang harus dikerjakan. “Jangan focus terlalu banyak.. Dimulai dari 1..2..3.. pelayanan yang kita punya, dimulai dari 1..2..3.. pekerjaan yang kita punya, focus kerjakan..pupuki..sirami.. Kenali siapa pokok anggurmu, kenali pohonmu..” jelas beliau.

Tuhan jauh terlebih rindu untuk memberikan kematangan dan multiplikasi dalam setiap aspek kehidupan setiap kita. Bagaimana dengan kita ? Masuki tahun baru, tanggalkan manusia lama, ambil komitmen yang baru. Hidup bergantung dalam janji-janji Tuhan dan melangkah dalam the years of “Maturity and Multiplication”. Tuhan Yesus Memberkati.


“NOEL” – Natal bukan keju.. bukan salju..

NOEL-620x350

SURABAYA – Ada nuansa yang berbeda di gedung Gramedia Expo pada tanggal 25 Desember 2012. Banyak orang berbondong-bondong menuju gedung Gramedia Expo sejak pukul 08.00 WIB. Gereja Mawar Sharon (GMS) mengadakan ibadah natal memperingati kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Sebanyak 15 ribu Jemaat menghadiri perayaan natal di Ballroom salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya. 15 ribu jemaat ini terbagi menjadi tiga sesion perayaan pada pukul 09.00 WIB, 13.00 WIB dan 17.00 WIB.

Dalam perayaan kelahiran Yesus Kristus tahun ini, GMS menghadirkan kisah “Noel” yang dikemas dalam bentuk drama musikal. Drama musikal bersetting Eropa era awal abad 19 ini mengusung pesan kuat tentang Iman, Ketaatan, dan Tujuan Hidup. Diawali dengan lagu ‘Schedryk’ yang dilanjukan dengan lagu First Noel. Drama musikal ini berkisah tentang seorang tokoh bernama Noel yang memiliki cita-cita ingin punya rumah sakit pasca perang dunia I. Noel adalah tokoh yang memiliki sifat penolong dan penghibur bagi banyak orang. Dalam setting awal, Dokter Noel bertemu dengan seorang anak perempuan yang kehilangan sebelah kakinya karena kecelakaan dan ditemukan di taman rumah sakit, nama anak itu Noelle. Anak perempuan ini tertarik ingin mendengar cerita kehidupan dari notes Dokter Noel yang merupaka kisah perjalanan hidupnya selama ini.

mawar

Berkisah dari sebuah keluarga bahagia dengan orang tua yang sayang dan mengasihi anak-anaknya. Keluarga dengan 11 orang anak ini hidup bahagia dan saling mengasihi satu dengan lainnya. Mereka merayakan natal bersama-sama dengan penuh kasih dan cinta. Namun semua itu tak bertahan lama ketika natal harus dirayakan dengan adanya perang dunia I. Noel kecil yang waktu itu juga merayakan ulang tahunnya menjadi korban keusilan kakaknya James dan Natalie.

Continue reading


GOT A NEW LOOK!

380354_3424159741145_616534339_n